STAIN Madina Resmi Melepas 352 Mahasiswa PPL Tahun Akademik 2025/2026
- Kategori : Akademik
- Dibaca : 66 Kali

Panyabungan, 12 Januari 2026 — Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mandailing Natal melepas sebanyak 352 mahasiswa untuk mengikuti kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) yang berasal dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan serta Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah yang ditempatkan pada 40 lokasi PPL yang tersebar di wilayah Kabupaten Mandailing Natal (12/1). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran mahasiswa sebagai penerapan teori keilmuan, penguatan kompetensi profesional, serta internalisasi nilai-nilai akademik dan etika keislaman sebelum mahasiswa menyelesaikan studi.
.png)
Ketua STAIN Mandailing Natal, Prof. Dr. H. Sumper Mulia Harahap, M.Ag., dalam arahannya menekankan bahwa mahasiswa PPL membawa identitas dan citra institusi di tengah masyarakat. Oleh sebab itu, mahasiswa diminta untuk menampilkan sikap profesional, etika komunikasi yang baik, serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan penugasan.
“Kehadiran kalian di tengah masyarakat membawa nama dan reprentasi STAIN Mandailing Natal. Tunjukkan sikap yang baik, tutur kata yang santun, dan kemampuan adaptasi yang matang. Saya percaya kalian mampu menghadirkan kompetensi yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” tutur Prof. Sumper.
Lebih lanjut, Ketua STAIN Mandailing Natal mengingatkan bahwa proses pembelajaran sejati tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga tercermin melalui sikap dan perilaku mahasiswa di ruang sosial.

“Akal adalah mahkota manusia, agama menjadi penentu derajatnya, dan akhlak adalah sumber kehormatannya. Maka selama menjalani PPL, tunjukkan bahwa mahasiswa STAIN Mandailing Natal tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga santun dalam beragama dan bermartabat dalam berperilaku,” pungkas beliau.
Kepala Laboratorium Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan serta Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah, Dr. Liantah Adam Nasution, M.H., menyampaikan harapannya agar mahasiswa menjadikan PPL sebagai ruang pembelajaran yang bermakna. Mahasiswa diharapkan dapat mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh, menjaga sikap dan etika, serta menyesuaikan diri dengan lingkungan penugasan sehingga kehadirannya memberi manfaat bagi masyarakat dan lembaga tempat PPL.
.png)
STAIN Mandailing Natal menaruh harapan agar PPL dapat dijalani sebagai proses belajar yang menumbuhkan sikap moderat, bijak, dan bertanggung jawab. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan keilmuan yang menenangkan, perilaku yang santun, serta kontribusi yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Ayo semangat! STAIN Madina menuju IAIN. (Tim Humas)


