STAIN Mandailing Natal Bersinergi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dalam Sosialisasi Kearsipan
- Kategori : Kampus
- Dibaca : 16 Kali

Panyabungan, 11 Februari 2026 – Subbagian Tata Usaha, Perlengkapan, dan Rumah Tangga STAIN Mandailing Natal menyelenggarakan kegiatan sosialisasi kearsipan sebagai upaya strategis untuk meningkatkan pemahaman serta penguatan tata kelola arsip yang sistematis dan berkelanjutan di lingkungan kampus. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Gedung Terpadu STAIN Mandailing Natal (11/2).

Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, Dr. Irma Suryani Siregar, M.A; Kepala Bagian Administrasi Umum, Akademik, dan Keuangan, Irfan Mustofa, S.E., M.A; Kepala Subbagian Tata Usaha, Perlengkapan, dan Rumah Tangga, Nuraini, M.Pd; Kepala Perpustakaan, Dr. H. Ahmad Asrin, S.Ag., M.A.; serta perwakilan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) dan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS).
Dalam sambutannya Wakil Ketua Bidang Administrasi Umum Perlengkapan dan Keuangan, Dr. Irma Suryani Siregar, M.A., menyampaikan bahwa pengelolaan arsip yang baik merupakan bagian penting dari tata kelola institusi yang profesional. “Arsip bukan sekadar dokumen, tetapi merupakan sumber informasi dan bukti pertanggungjawaban yang harus dikelola dengan benar. Melalui seminar ini, kita berharap seluruh civitas akademika semakin memahami pentingnya kearsipan dalam mendukung kinerja lembaga,” ujarnya.
(1).jpeg)
Dalam kegiatan tersebut, hadir sebagai pemateri Mukhtar Syaikhuddin Nasution, S.Pd., Kepala Bidang Pembinaan Pengelolaan dan Pengawasan Kearsipan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan secara komprehensif berbagai aspek fundamental kearsipan, mulai dari konsep dan prinsip dasar kearsipan, klasifikasi serta retensi arsip, pengelolaan arsip dinamis dan statis, hingga implementasi sistem digital dalam proses pengarsipan. Selain itu, peserta memperoleh pemahaman mendalam mengenai prosedur penyimpanan, pemeliharaan, dan pemusnahan arsip yang dilakukan secara terencana dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pemateri selanjutnya, Darwisah, S.Si., menegaskan bahwa di era digital saat ini transformasi kearsipan berbasis elektronik menjadi kebutuhan yang tidak terelakkan. Digitalisasi arsip dinilai mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan, memperkuat keamanan informasi, serta mempermudah akses terhadap data dan dokumen kelembagaan. Namun demikian, penerapan sistem kearsipan elektronik harus tetap memperhatikan prinsip keamanan data, keutuhan informasi, dan keaslian dokumen, sehingga transformasi digital dalam kearsipan tetap menjamin validitas dan akuntabilitas arsip.
Pada akhir pemaparan, narasumber mengajak seluruh sivitas akademika untuk menumbuhkan kesadaran dan meningkatkan kedisiplinan dalam pengelolaan arsip. Ia menegaskan bahwa sistem kearsipan yang tertata dengan baik merupakan prasyarat penting bagi terwujudnya tata kelola perguruan tinggi yang transparan, akuntabel, dan profesional.
.jpeg)
Kegiatan sosialisasi berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang melibatkan partisipasi aktif peserta. Antusiasme peserta mencerminkan meningkatnya kesadaran akan pentingnya pengelolaan arsip yang tertib dan sistematis dalam menunjang kelancaran administrasi, efektivitas pelayanan, serta penguatan tata kelola kelembagaan.
Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat memperkuat praktik pengelolaan arsip yang tertib dan profesional di lingkungan STAIN Mandailing Natal. Untuk itu, pihak kampus menyampaikan terima kasih kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal atas dukungan dan kontribusi yang diberikan dalam peningkatan kualitas kearsipan institusi.
Ayo semangat! STAIN Madina menuju IAIN. (Tim Humas)




