• Sistem Informasi Akademik Mhs
  • Sistem Informasi Kepegawaian
  • Penerimaan Mahasiswa Baru
  • Sistem Informasi Akad. Dosen
Cari
  • Home
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Data Publikasi Dosen STAIN Mandailing Natal
    • Visi, Misi dan Tujuan
    • STRUKTUR ORGANISASI
  • Akreditasi
    • Program Studi
    • VALIDASI PENGABDIAN DAN PENELITIAN
    • PENGAJUAN IZIN PENELITIAN MAHASISWA
    • PENGAJUAN IZIN OBSERVASI MAHASISWA
    • PENGAJUAN IZIN PENGABIDAN KEPADA MASYARAKAT (UNTUK DOSEN)
    • PUBLIKASI MADINA PUBLISHER
  • Informasi
    • Berita
    • Agenda
    • Download
  • Gallery
    • Foto
    • Video
  • Tim P3M
  • Publikasi

  • Home
  • Informasi
  • Berita

Nasaruddin Umar: Teladan Kepemimpinan Sampaikan Maaf 75 Tahun Kemenag Mengelola Haji

Kategori : Kampus
Tanggal : 17 Juli 2025
Dibaca : 844 Kali

Jakarta – Kamis, 17 Juli 2025. Usai berakhirnya penyelenggaraan ibadah haji 2025, Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh jemaah haji Indonesia. Permintaan maaf itu menjadi sorotan dan simbol keteladanan kepemimpinan seorang ulama dan negarawan yang rendah hati.

Dalam pernyataannya, Nasaruddin Umar mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan dalam layanan haji, meskipun secara umum pelaksanaannya berjalan lancar. “Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh jemaah atas segala kekurangan selama pelaksanaan ibadah haji tahun ini,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (14/7).

Pernyataan tersebut disampaikan dengan penuh kelembutan dan ketulusan, mencerminkan karakter beliau yang sejuk dan menenangkan. Sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal dan cendekiawan muslim terkemuka, Nasaruddin Umar dikenal luas sebagai sosok yang memadukan kecerdasan intelektual dengan kedalaman spiritual. Kepemimpinannya di Kementerian Agama telah memberikan warna baru dalam birokrasi keagamaan yang lebih humanis dan inklusif.

Momen permintaan maaf ini juga menjadi refleksi 75 tahun perjalanan Kementerian Agama dalam mengelola penyelenggaraan ibadah haji. Dalam rentang waktu tersebut, haji telah berkembang menjadi salah satu tugas negara yang sangat kompleks, mencakup aspek logistik, diplomasi, hingga pelayanan umat. Di tengah segala tantangan tersebut, sikap Nasaruddin Umar menunjukkan bahwa keberanian meminta maaf bukanlah kelemahan, tetapi justru wujud tanggung jawab dan kedewasaan moral.

Gaya komunikasinya yang menenangkan memperlihatkan betapa pentingnya pendekatan spiritual dan empatik dalam kepemimpinan publik. Di saat banyak pejabat memilih bersikap defensif, Nasaruddin Umar justru tampil sebagai figur yang bersedia mendengar dan merangkul, tak segan mengakui kekurangan institusi yang dipimpinnya.

Sebagai ulama yang menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi dan kedamaian, Nasaruddin Umar berhasil menyampaikan pesan kuat bahwa ibadah haji bukan hanya soal teknis, tapi juga menyangkut rasa keadilan dan ketulusan pelayanan kepada umat. Ia memberikan contoh nyata bahwa birokrasi bisa dibingkai dengan nilai-nilai kemanusiaan dan keteladanan moral.

Dengan ketulusan itu, publik tak hanya melihat Menteri Agama, tetapi juga seorang pemimpin umat yang tetap menjunjung tinggi amanah dan etika spiritual. Sebuah keteladanan yang patut diapresiasi dan dijadikan panutan dalam dunia kepemimpinan nasional.

Ayo semangat! STAIN Madina menuju IAIN. (Tim Humas)

Share To :

Sistem Informasi

  • Sistem Informasi Akademik Mahasiswa
  • Sistem Informasi Dasboard Dosen dan Pegawai
  • Publikasi Jurnal STAIN Madina
  • Sistem Informasi Akademik Dosen

Berita Terbaru

  • Mahasiswa PIAUD STAIN Mandailing Natal Gelar Tadarus Al-Quran Selama Ramadan
    08 Maret 2026
  • Mempererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, HMPS Ilmu Al-Quran dan Tafsir STAIN Mandailing Natal Adakan Khataman Quran dan Ifthar Jamai (Buka Puasa Bersama)
    08 Maret 2026
  • Mahasiswa Hukum Pidana Islam STAIN Mandailing Natal Raih Scopus Author ID, Perkuat Reputasi Akademik Kampus
    04 Maret 2026
  • Ekonom NU Ungkap Kekuatan dan Prospek Dana Umat di Indonesia
    02 Maret 2026
  • Tegaskan Soal Zakat, Menag Dorong Penguatan Wakaf dan Filantropi Syariah
    02 Maret 2026
  • Tegaskan Zakat sebagai Rukun Islam, Menag Sampaikan Permohonan Maaf
    01 Maret 2026
Berita Lainnya

Agenda Terbaru

Agenda Lainnya

Kategori Berita

  • Akademik
  • Kampus
  • Prestasi
  • Kemahasiswaan

© 2020 STAIN MADINA