• Sistem Informasi Akademik Mhs
  • Sistem Informasi Kepegawaian
  • Penerimaan Mahasiswa Baru
  • Sistem Informasi Akad. Dosen
Cari
  • Home
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Data Publikasi Dosen STAIN Mandailing Natal
    • Visi, Misi dan Tujuan
    • STRUKTUR ORGANISASI
  • Akreditasi
    • Program Studi
    • VALIDASI PENGABDIAN DAN PENELITIAN
    • PENGAJUAN IZIN PENELITIAN MAHASISWA
    • PENGAJUAN IZIN OBSERVASI MAHASISWA
    • PENGAJUAN IZIN PENGABIDAN KEPADA MASYARAKAT (UNTUK DOSEN)
    • PUBLIKASI MADINA PUBLISHER
  • Informasi
    • Berita
    • Agenda
    • Download
  • Gallery
    • Foto
    • Video
  • Tim P3M
  • Publikasi

  • Home
  • Informasi
  • Berita

Menteri Agama RI Terima Anugerah Adat Mia Ogena Yi Syara Agama dari Kesultanan Buton

Kategori : Kampus
Tanggal : 08 Januari 2026
Dibaca : 75 Kali

Mandailing Natal — Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Laode Nasaruddin Umar, M.A., menerima anugerah gelar adat kehormatan “Mia Ogena Yi Syara Agama” dari Kesultanan Buton melalui Lembaga Adat Kesultanan Buton, Sulawesi Tenggara, Kamis (08/01/2026). Gelar tersebut bermakna Pribadi Utama Penopang Sendi Agama, sebagai bentuk penghormatan tertinggi atas dedikasi dan kontribusi beliau dalam penguatan nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan di Indonesia.

Penganugerahan ini mencerminkan pengakuan Kesultanan Buton terhadap peran strategis Menteri Agama dalam menjaga harmoni kehidupan beragama, merawat kearifan lokal, serta memperkokoh persatuan bangsa. Momentum tersebut sekaligus menegaskan kuatnya sinergi antara agama, budaya, dan negara dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Ketua STAIN Mandailing Natal sekaligus Sekretaris Forum Rektor PTKIN se-Indonesia, Prof. Dr. H. Sumper Mulia Harahap, M.Ag., menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas penganugerahan gelar adat tersebut kepada Menteri Agama RI.

Penganugerahan gelar Mia Ogena Yi Syara Agama kepada Prof. KH. Nasaruddin Umar adalah bentuk pengakuan kultural yang sangat bermakna atas kepemimpinan beliau dalam menjaga marwah agama, memperkuat moderasi beragama, dan merawat kebhinekaan Indonesia. Ini bukan sekadar penghormatan adat, tetapi juga pesan moral bagi seluruh insan pendidikan tinggi keagamaan untuk terus berkhidmat bagi umat dan bangsa, ujar Prof. Sumper.

Lebih lanjut, Prof. Sumper menegaskan bahwa keluarga besar PTKIN, termasuk STAIN Mandailing Natal, siap mendukung penuh kebijakan dan visi Menteri Agama dalam memperkuat peran pendidikan tinggi keagamaan sebagai pilar pengembangan keilmuan, karakter, dan peradaban.

“PTKIN di seluruh Indonesia akan terus bersinergi dengan Kementerian Agama dalam mengarusutamakan nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil ‘alamin, kebangsaan, serta kearifan lokal sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan berkarakter,” tambahnya.

Penganugerahan gelar adat ini diharapkan semakin mempererat hubungan antara institusi keagamaan, lembaga adat, dan negara dalam menjaga harmoni sosial serta memperkokoh persatuan bangsa di tengah dinamika global.



Ayoo Semangat STAIN menuju IAIN (Tim Humas)

Share To :

Sistem Informasi

  • Sistem Informasi Akademik Mahasiswa
  • Sistem Informasi Dasboard Dosen dan Pegawai
  • Publikasi Jurnal STAIN Madina
  • Sistem Informasi Akademik Dosen

Berita Terbaru

  • Menteri Agama RI Terima Anugerah Adat Mia Ogena Yi Syara Agama dari Kesultanan Buton
    08 Januari 2026
  • STAIN Madina Perkuat Kesiapan Mahasiswa melalui Pembekalan PPL 2026
    06 Januari 2026
  • Empat ASN STAIN Madina Terima Satyalencana Karya Satya pada Peringatan HAB Kemenag ke-80
    03 Januari 2026
  • Upacara Hari Amal Bhakti ke-80 Kementerian Agama di STAIN Madina Teguhkan Kerukunan sebagai Energi Kebangsaan
    03 Januari 2026
  • STAIN Madina Gelar Sosialisasi Kedisiplinan bagi Seluruh PPPK
    02 Januari 2026
  • KALENDER TAHUN 2026 STAIN MANDAILING NATAL
    31 Desember 2025
Berita Lainnya

Agenda Terbaru

Agenda Lainnya

Kategori Berita

  • Akademik
  • Kampus
  • Prestasi
  • Kemahasiswaan

© 2020 STAIN MADINA