Mahasiswa PIAUD STAIN Mandailing Natal Gelar Tadarus Al-Quran Selama Ramadan
- Kategori : Akademik
- Dibaca : 39 Kali

Panyabungan, 2 Maret 2026 — Bulan suci Ramadan dimaknai tidak hanya dengan memperbanyak ibadah ritual di rumah, tetapi juga dengan tetap produktif menjalankan aktivitas akademik. Semangat inilah yang ditunjukkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) STAIN Mandailing Natal melalui kegiatan tadarus Al-Qur’an yang dilaksanakan sepanjang bulan Ramadan.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) PIAUD ini berada di bawah pembinaan Ketua Program Studi PIAUD. Sejak 1 Ramadan hingga saat ini, para mahasiswa secara konsisten melaksanakan tadarus Al-Qur’an dengan dua sistem pelaksanaan, yaitu daring dan luring.
Mahasiswa non-kelas atau semester delapan mengikuti tadarus melalui sistem daring, sementara mahasiswa lainnya melaksanakan tadarus secara luring yang dilakukan sebelum atau setelah kegiatan perkuliahan. Hingga saat ini, para peserta telah berhasil menyelesaikan satu kali khatam Al-Qur’an.

Kegiatan ini memiliki beberapa tujuan utama, antara lain untuk memaknai bulan suci Ramadan sebagai bulan yang istimewa dibandingkan bulan-bulan lainnya, melakukan evaluasi terhadap kemampuan membaca Al-Qur’an mahasiswa terutama dalam aspek makhraj dan tajwid, serta membiasakan mahasiswa membaca Al-Qur’an tanpa meninggalkan kewajiban akademiknya.
Ramadan menjadi momentum terbaik bagi umat Islam untuk kembali mendekatkan diri kepada Al-Qur’an. Para mahasiswa PIAUD membuktikan bahwa di tengah kesibukan kegiatan akademik, mereka tetap dapat meluangkan waktu untuk melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Meskipun sederhana, langkah ini memiliki nilai yang besar di sisi Allah SWT.
Pelaksanaan tadarus dilakukan dengan sistem pembagian bacaan per juz kepada para peserta. Dengan cara ini, dalam satu hari para mahasiswa dapat menyelesaikan beberapa bagian Al-Qur’an secara bersama-sama. Kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan keimanan dan ketakwaan selama bulan Ramadan, tetapi juga menciptakan suasana yang khusyuk, tenang, dan penuh keberkahan.

Para mahasiswa mengaku merasa senang dan semakin termotivasi mengikuti kegiatan ini. Selain memperoleh pahala di bulan Ramadan, mereka juga merasakan ketenangan batin serta mempererat kebersamaan di antara sesama mahasiswa.
Ke depan, kegiatan tadarus ini diharapkan tidak hanya menjadi aktivitas musiman selama Ramadan, tetapi juga mampu menumbuhkan semangat kebersamaan dan nilai-nilai spiritual yang terus terjaga setelah Ramadan berakhir. HMPS PIAUD pun berencana melanjutkan kegiatan ini sebagai program kerja di bidang keagamaan, khususnya untuk membina mahasiswa yang masih perlu meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an sesuai dengan kaidah makhraj dan tajwid.
Ayo semangat! STAIN Madina menuju IAIN. (Tim Humas)




